Kenalilah Tetanggamu

maxresdefault

Semua Berawal dari “APA KABAR”

Terorisme merupakan paham kekerasan yang menyebar secara tertutup. Para pelaku aksi ini, biasanya kerap merasa terancam dari lingkungannya sendiri. Akibatnya, merekapun menutup diri rapat-rapat dan kemudia melakukan teror.

Bisa jadi, kita sebagai masyarakat punya andil tidak langsung dalam terjadinya aksi teror. Penyebabnya adalah kekurang pedulian kita terhadap keberadaan para pelaku teror.

Padahal kita bisa mencegah mereka untuk menutupi diri. Salah satu cara mudahnya, yakni dengan lebih beka dan peduli pada sekitar. Kepedulian ini bisa diawali lewat kata “APA KABAR?”

“APA KABAR”, adalah langkah awal mengenal dan peduli pada lingkungan sekitar termasuk mengenali pelaku.

 

Masih adakah ancaman teroris disekitar kita?

Tentu saja ada,

Terorisme merupakan paham yang muncul akibat kondisi sosial ekonomi politik dunia saat ini. Selama aksi teror masih terjadi dibelahan dunia manapun maka aksi teror serupa bisa terjadi didalam negeri

 

Bagaimana perekrutan teroris?

Perekrutan pelaku teror kerap dilakukan dengan menarik orang ke dalam kelompoknya yang tertutup, agar dengan mudah ditanamkan pemahaman tentang teroris.

Pola perekrutannya sebagai berikut :

– Pendekatan Individu

– Penyamaan presepsi mengenai siapa atau apa yang dimusuhi

– Pengelompokan secara ekslusif atau tertutup

 

Siapa sasaran paham teroris yang bisa menjadi pelaku?

Siapa saja bisa menjadi sasaran penyebarluaskan paham terorisme. Namun, sejumlah karateristik orang yang rentan terhadap paham terorisme adalah :

– Orang yang bingung dan labil

– Orang yang merasa tak berharga

– Orang yang tidak kritis

– Orang yang tertutup/pendiam di luar kelompoknya

– Orang yang tak toleran terhadap kelompok lain

– Orang yang meledak-ledak

TIngginya kepedulian pada sekitar, punya peran besar mencegah orang terjebak dalam jaringan terorisme dan berbuat anarkis.

 

Lalu.. apa yang bisa saya lakukan?

Anda bisa membantu menangkal penyebaran paham keterbukaan.

Keterbukaan memungkinkan seseorang untuk :

– Terbuka akan cara pandang yang berbeda

– Toleran terhadap kelompok lain (SARA dan latar belakang)

– Merasa aman berada di luar kelompoknya

– Menghormati perasaan dan kebutuhan orang lain

Keterbukaan juga bisa mencegah aksi teror. Karena dengan keterbukaan, pengenalan terhadap orang lain akan meningkat. Cara paling mudah, misalnya mengenal orang dilingkungan terdekat. Seperti tetangga, warga komplek, kantor, dll. Selain memperat hubungan, hal ini efektif mencegah pelaku teror bersembunyi ditengah masyarakat.

 

Sumber : BNPT (Badan Nasional Penanggulangan Terorisme) & http://www.damailahindonesiaku.com

 

 

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: