Zona Nyaman

different color goldfish jumping

apa itu Zona Nyaman?

Menurut Alasdair White (2008), zona nyaman adalah aktivitas mental dimana seseorang menjaga dirinya dari rasa cemas dengan menggunakan perilaku-perilaku untuk menciptakan performa yang stabil, dan biasanya tidak ada keinginan untuk mengambil resiko. Zona nyaman ini sulit diukur karena zona nyaman setiap orang itu berbeda. Dalam kasus tertentu, orang tidak mau keluar dari zona nyaman karena mereka takut untuk mengalami kegagalan sehingga mereka memilih berada di dalam zona dan tidak beranjak kemana-mana.

Ciri-ciri orang berada di Zona Nyaman?

  1. Tidak mempunyai keinginan/cita-cita/impian lagi dalam hidup/tidak punya tantangan dalam hidup : Orang yang berada di zona nyaman merasa telah mendapatkan segalanya dan merasa nyaman dengan yang ada. Kebanyakan mereka berkhilah bahwa mereka bersyukur dengan apa yang mereka punyai sekarang. Memang benar kita harus selalu senantiasa bersyukur apapun kondisi kita saat ini. Tetapi, rasa syukur itu tidak boleh dijadikan alasan kita untuk tidak berkembang, untuk tidak melakukan perubahan. Jangan berbohong pada dirimu sendiri. Coba tanyakan, apakah permasalahannya adalah kamu bersyukur atau kamu terlalu nyaman dengan rutinitasmu saat ini? Kamu pasti mampu melakukan hal lain di luar rutinitasmu. Permasalahannya, apakah ada keinginan dan kesadaran diri untuk memulai?
  2. Selalu ada seribu satu alasan / selalu berkhilah bahwa itu beresiko : Mereka selalu pintar dalam mencari alasan untuk tidak melakukan hal baru. Hal-hal kecil yang seharusnya bisa dilalui dijadikan sebuah tembok penghadang besar dan dibesar-besarkannya. Ujung-ujungnya akan berkilah tentang resiko. Mereka senang memikirkan kemungkinan terburuk, untuk selanjutnya mencari alasan yang pada akhirnya tidak berbuat apa-apa. Aku pun setuju untuk berpikir kemungkinan terburuk, tapi hal itu difungsingan agar kita waspada, bukan untuk tidak melakukan apa-apa.
  3. Tidak mau terbuka / tidak mau mengubah persepsi : Orang-orang yang berada di zona nyaman memiliki persepsi tertentu yang tidak mau mereka ubah. Apapun yang orang lain sampaikan atau coba katakan akan selalu dibantah karena mereka memang tidak mau mencoba untuk mendengarkan dan menelaahnya. Membuka persepsi  orang-orang itu akan selalu gagal karena mereka tidak pernah mau membukakan pintunya. Dunia ini luas, tidak sempit, mengapa kita harus mempersempit wawasan dan persepsi kita?
  4. Selalu ada keraguan : Apapun yang akan dilakukan, yang merupakan hal diluar rutinitasnya, mereka akan selalu ragu. Keraguan itu muncul karena mereka khawatir mereka tidak lagi nyaman lagi. Mereka khawatir bahwa keputusannya akan membuatnya terjatuh dan sengsara. Keraguan itu membatasi mereka untuk melangkah. Keraguan itu mengarungi pikirannya tanpa henti, padahal yang seharusnya dilakukan adalah menge-set pikirannya untuk yakin. Dari pikiran yakin yang diciptakan, akal-akal di dalam otak akan mengumpulkan file-file yakin dan membawa ke perasaannya untuk yakin dan mewujudkannya dalam perbuatan yang yakin dan membawakan keberhasilan.

 

Mengapa orang enggan keluar dari Zona Nyaman?

Jawabannya adalah karena mereka takut mengalami kegagalan sehingga mereka memilih berada di dalam zona nyaman dan tidak beranjak kemana-mana. Itulah penyebabnya mengapa mereka susah utuk keluar dari zona nyaman. Walaupun di tempat lain menjanjikan kondisi yang lebih baik, tapi tempat lain itu kan nggak nyata, bukan realita, dan belum pernah mereka rasakan secara langsung. Sedangkan zona nyaman adalah realita yang telah dirasakan. Nah, jadi.. Ketidaktahuan akan tempat lain itulah yang menimbulkan ketakutan dan manusia punya naluri untuk menghindari apapun yang ditakutinya.

 

Apakah salah kalau merasa nyaman dan tidak mau beranjak?

Tidak salah, cuman perlu diketahui. Apabila kamu berada di level bawah, zona nyaman akan membuat otak kamu tumpul karena tidak terstimulasi dengan baik oleh niat dan kemauan untuk mempelajari hal baru. Sedangkan jika kamu di level atas, zona nyaman bisa membuatmu terperosok karena orang yang lebih baik dan lebih inovatif akan selalu datang menjegal posisimu. Nah, nyaman seperti itu disebut nyaman negatif. Yang perlu kalian pahami adalah nyaman positif, yaitu nyaman dalam arti yang sebenarnya dan tidak dapat diukur dengan uang, nyaman dengan potensi diri kamu, tahu apa tujuan hidupmu, tak pernah mengeluh karena tahu bahwa nantinya hasil kerja keras kamu pasti akan berbuah manis.

 

Bagaimana keluar dari Zona Nyaman?

  1. Tumbuhkan kesadaran dari dalam diri sendiri : tanyakan pada diri sendiri apakah kamu memang bertekad untuk keluar dari zona nyamanmu? maukah kamu berkembang dan berinovasi? atau kamu hanya mau berdiam diri berjalan di tempat hingga akhir hayatmu?
  2. Cobalah terbuka terhadap ide / pandangan dari orang lain : keterbukaan itu sangat diperlukan untuk berani melakukan cara yang berbeda dari rutinitas dan kebiasaan yang ada. Cobalah melepaskan persepsimu dulu, dengarkan dan hargai ide dan pandangan dari luar. Cobalah untuk menelaah apakah ide dan pandangan tersebut tidak memiliki nilai-nilai positif ? Kembangkan sikap terbuka saat menerima ide orang lain, kemudian  mengolahnya dengan cara yang tidak biasa. Intinya, cobalah berpikir out of the box, lihatlah suatu ide dan pandangan baru sebagai gebrakan baru yang menantang dan dapat menambah pengalaman hidupmu.
  3. Jangan ragu-ragu, hadapilah tantangan : Keraguan sering berhasil membuat seseorang kembali berpikir di dalam kotak. Biasanya keraguannya adalah, apakah hal-hal diluar kotak itu benar akan membawa peningkatan hidupku dan apakah aku bisa memberikan hasil yang lebih baik dalam hidupku. Kamu tidak seharusnya ragu secara berlebihan, kamu harus tanamkan pada dirimu bahwa kamu pasti bisa dan kamu harus yakin. Pemikiran dari dirimu sendirilah yang membawamu kepada keraguan. Untuk mengubah keraguan itu menjadi keyakinan, ya kamu harus merubah pemikiranmu itu.
  4. Harus mau berkorban : Kamu harus rela mengorbankan kenyaman yang saat ini sedang kamu miliki, misal: tidak bisa menonton TV sepuasnya lagi, tidak bisa bangun siang seperti biasanya, dsb. Jika kamu masih tidak mengorbankan hal hal yang membuatmu nyaman, sampai kapanpun kamu takkan pernah bisa beranjak dari zona nyamanmu itu.
  5. Bersosialisasilah dengan orang-orang yang berani keluar dari zona nyaman : katanya kalau bergaul dengan penjual parfum kita ikut wangi parfum, kalau bergaul atau menghabiskan waktu dengan penjual daging ya kita akan wangi daging. Nah, ya kurang lebih seperti itu, bertemanlah dengan mereka yang berani untuk keluar dari zona nyamannya. Orang-orang yang selalu berinovasi dan terus berbuat sesuatu yang baru di dalam hidupnya. Dari situ, kamu bisa belajar bagaimana mengelola ketakutan dan keraguan atas kegagalan yang selama ini kamu rasakan saat mau keluar dari zona nyaman.

 

“Ukuran terbaik seorang manusia tidak terletak pada dimana ia berdiri di masa-masa yang nyaman, melainkan dimana ia berdiri pada masa-masa penuh tantangan dan kontroversi”

 

 

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: